Scooter Classic

Lambretta Luna, Luna Yang Bukan Maya

Luna Maya dan Lambretta Luna sama-sama langsing. Keduanya termasuk juga jarang di Indonesia. Seperti Lambretta Luna, enggak semua scooterholic bisa punya skuter jenis ini. “Sampai kebawa mimpi pengin punya,” buka Dendi Mulyadi dari di Jl. BKR Sumelap, Cikalang Girang, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Beruntung bisa dapat Lambretta Luna. “Karena sudah pernah saya tawar, tapi Mang Engkus pemilik lama enggak mau ngejual,” ungkap Dendi.

Katanya dulu kondisinya ala kadarnya. Seperti mesin terpisah dari bodinya, tidak ada tangki bensin, jok, dudukan lampu dan sokbreker belakang. Namun masih ada juga orang yang nekat mau nuker pake motor bebek. Namun keukeuh Mang Engkus tak mau menjualnya.


Tapi, memang jodoh enggak ada yang memisahkan. Mang Engkus sang pemilik Lambretta Luna tersebut menawarkan kepada Dendi dengan harga yang murah. “Tanpa banyak cingcong langsung bayar lunas,” tegas Dendi yang bekerja di Optik Melawai di Mayasari Plaza, Tasik.

Selesai urusan transaksi, Lambretta langsung diboyong ke bengkel Vespa milik Deni “Peuyeum” Sunandar. Yang tiada lain kakak kandung Dendi. Konsepnya ingin mengembalikan Lambretta tersebut ke wujud aslinya, disini sang kakak yang punya kendali dari mulai urusan mesin sampai ke bodi motor.

Urusan mesin enggak banyak ubahan. Hanya memasang karburator Dellorto milik Lambretta J125 Starstream. Pemasangannya pun tidak ribet. Kini hasilnya sekali slah saja mesin langsung hidup.

Bodi motor mulai digarap Peuyeum. Ngurus bodi agak ribet karena pada saat dibeli enggak ada tutup dudukan lampu dan tanpa tangki. Untuk dudukan lampu, dibuat ulang menggunakan aluminium tebal 3 mm. Sedangkan untuk pembuatan tangki, silakan lihat boks.

Tinggal mendesain jok, dipilih mengikuti Lambretta Vega yang bisa membawa boncenger. Karena jok aslinya Lambretta Luna model single seater.

Tampilan motor pun jadi sorotan serius. Untuk pilihan warna, Dendi sama sekali enggak tertarik pada warna lain. “Saya pilih hijau toska karena itu warna aslinya,” tutup Dendi.

Di Bantu Google

Pada awalnya Dendi Mulyadi agak kebingungan ketika beli Lambretta Luna tanpa tangki bensin. Doi konsultasi dengan sang kakak. Hasilnya, mereka berdua searching model tangki bensin Luna lewat internet.

Setelah dapat, kakak beradik itu langsung menyambangi bengkel MDQ Jaya yang beralamat di Jl. BKR No. 363, Tasikmalaya, Jawa Barat. Mengandalkan foto hasil download di internet, Mang Undang sebagai pemilik bengkel dikasih panduan.

Bahannya mengandalkan pelat besi 1 mm. “Hasilnya bisa menyerupai aslinya,” girang Dendi. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 3,00-10 inci
Ban belakang : IRC 3,00-10 inci
Pelek depan : Innocenti ring 10 inci
Pelek belakang : Innocenti ring 10 inci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s